Top Ad 728x90

HEADLINE NEWS

Jumat, 11 September 2026

Merajut Sinergi, Mengukir Kenangan: Kapolres Ponorogo Pamit kepada Awak Media

by
PONOROGO, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., bersama jajaran menggelar kegiatan Piramida (Ngopi Bareng Awak Media) di Cafe Vulcan Flow, Jalan Urip Sumoharjo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (11/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.50 hingga 22.00 WIB tersebut diikuti sekitar 75 peserta yang terdiri dari jajaran Polres Ponorogo dan awak media.

Mengusung tema “Merajut Sinergi, Mengukir Kenangan Kapolres Bersama Awak Media”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momen pamitan AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang mendapat penugasan baru di Propam Mabes Polri.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Andin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh awak media yang selama ini telah membangun komunikasi serta kerja sama yang baik dengan Polres Ponorogo.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin tetap dipertahankan. Menurutnya, keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari dukungan media dalam menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang kepada masyarakat.

“Terima kasih atas dukungan, komunikasi dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Peran awak media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Saya berharap hubungan baik ini tetap terjaga, meskipun nantinya saya bertugas di tempat yang baru,” ujar AKBP Andin.

Ia juga berpesan kepada awak media untuk terus mendukung Kapolres Ponorogo yang baru serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Suasana keakraban semakin terasa ketika perwakilan awak media menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus doa dan harapan agar AKBP Andin Wisnu Sudibyo sukses dalam menjalankan tugas barunya.

Para awak media juga berharap komunikasi dan sinergi yang selama ini terbangun dengan Polres Ponorogo dapat terus dilanjutkan oleh pejabat Kapolres berikutnya. Sebagai mitra Polri, awak media menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Ponorogo.

Selain ramah tamah dan foto bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk lima wartawan yang hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik dalam liputan erupsi Gunung Krakatau. Doa dipimpin oleh Achmad Subeki dan menjadi momen penuh keprihatinan di tengah suasana keakraban antara jajaran Polres Ponorogo dan awak media.

Kegiatan Piramida kemudian ditutup dengan ramah tamah. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polres Ponorogo dan awak media, sekaligus menjaga komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang telah terjalin.

Melalui hubungan kemitraan yang baik, diharapkan pemberitaan mengenai situasi kamtibmas dapat terus disampaikan secara objektif dan berimbang, sekaligus mendukung terciptanya Kabupaten Ponorogo yang aman dan kondusif.

Satgas Pangan Polres Madiun Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Harga Sesuai HET

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Polres Madiun bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun melaksanakan pengecekan harga dan ketersediaan beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pengendalian harga pangan guna menjaga stabilitas pasokan, harga, keamanan, serta mutu beras di wilayah Kabupaten Madiun. Pengecekan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Madiun selaku Kasatgas Pangan, AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., bersama Kanit II Pidsus Satreskrim Polres Madiun selaku Katim Satgas Pangan dan sejumlah anggota Satgas Pangan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga beras yang dijual sejumlah pedagang di Pasar Pagotan. Hasil monitoring menunjukkan bahwa harga beras masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Di Toko Sri Wahyuni, beras premium Punokawan dijual dengan harga Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras medium seharga Rp12.900 per kilogram. Sementara di Toko Budi, beras premium Tiga Delima dijual Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram. Adapun di Toko Palawija 99, beras premium Punokawan dijual Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.200 per kilogram.

Kapolres Madiun AKBP AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

“Petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pelaku usaha agar menjual beras sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku, sehingga tidak memberatkan masyarakat dan tetap menjaga kondusivitas pasar,” ujarnya.

Satgas Pangan Polres Madiun bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap harga, stok, keamanan, dan mutu bahan pangan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Kamis, 10 September 2026

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton

by
PROBOLINGGO, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar didampingi Wakapolres Kompol Yanuar Rizal Ardhianto dan sejumlah Pejabat Utama Polres Probolinggo melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (10/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Rizki menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud komitmen jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan pihak pengelola.

“Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin solid, sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan serta kelancaran operasional di PLTU Paiton,” ujar AKBP Rizki.

Ia juga menegaskan bahwa pengamanan kawasan strategis seperti Obvitnas tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama erat dari seluruh elemen terkait.

AKBP Rizki berharap, dengan sinergi yang kuat antara kepolisian, manajemen pengelola, dan petugas keamanan internal, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.

"Target kita adalah memastikan situasi kamtibmas di kawasan PLTU Paiton tetap aman dan kondusif,” tutur AKBP Rizki.

Sementara itu, Senior Manager UP Paiton Dwi Juli Harsono menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komunikasi yang dilakukan Polres Probolinggo. 

Menurutnya, sinergi dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional PLTU Paiton.

“Kami menyampaikan terimakasih atas perhatian dan sinergi yang selama ini terjalin dengan Polres Probolinggo. Kami siap untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan kawasan serta mendukung kelancaran operasional PLTU Paiton,” ujar Dwi Juli Harsono.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara Polres Probolinggo Polda Jatim dengan pengelola PLTU Paiton semakin kuat, khususnya dalam menjaga keamanan dan mendukung kelancaran operasional Obvitnas. (*)

Polres Gresik Amankan Pria Eksibisionis di Cerme, Sering Beraksi Sasar Pemotor Wanita

by
GRESIK, LENSAMEDIA19.COM - Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim  mengamankan seorang pria berinisial S (38), terduga pelaku eksibisionisme yang kerap meresahkan warga di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo mengatakan, tersangka ditangkap di Jalan Desa Padeg, Kecamatan Cerme, setelah Polisi menerima laporan dari seorang pengendara perempuan yang menjadi korban aksi menyimpangnya.

"Tersangka diduga sudah melakukan perbuatan serupa sebanyak kurang lebih 30 kali sejak Januari hingga Agustus 2026," kata AKP Prasetyo didampingi Kasi Humas Polres Gresik,Iptu Hepi Muslih Riza, Jumat (11/9/2026).

Aksi terakhir pelaku terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu korban sedang berkendara menuju tempat kerja melewati jalanan persawahan yang sepi.

Melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan di pinggir jalan, korban berinisiatif merekamnya menggunakan ponsel. Saat korban melintas dekat, pelaku tiba-tiba mengeluarkan dan memamerkan alat kelaminnya.

Korban mengaku sudah tiga kali menjadi sasaran pelaku yang sama di lokasi tersebut hingga akhirnya berani melapor ke Polisi.

Kepada penyidik, pelaku S mengaku sengaja memanfaatkan kondisi jalan sepi untuk mengincar pengendara perempuan yang melintas sendirian.

Ia berdalih nekat melakukan aksi tak terpuji tersebut karena terinspirasi dari video porno dan merasa puas setelah memamerkan alat vitalnya.

Dari tangan pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa kaus lengan panjang biru dongker, celana pendek hitam bergaris putih, dan sebuah topi merah yang digunakan saat beraksi.

Atas perbuatannya, S dijerat Pasal 406 huruf a Undang-Undang Hukum Pidana (UU HP) Tahun 2023 tentang tindak pidana melanggar kesusilaan di muka umum. Polisi kini juga melibatkan psikolog untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

Polres Gresik Polda Jatim mengimbau warga lain yang merasa pernah menjadi korban pelaku untuk segera melapor ke Call Center 110 atau WhatsApp "Lapor Cak Rama" di nomor 081188002006. (*)

Atasi Kekeringan, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi dan Bagikan Bansos di Kasreman

by
NGAWI,LENSAMEDIA19.COM – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah mendapat perhatian serius dari Polres Ngawi Polda Jawa Timur.

Sebagai bentuk kepedulian, Polres Ngawi membangun fasilitas Sumur Bor Presisi untuk membantu warga Dusun Plelen, Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Kamis (10/9/2026).

Kehadiran sumur bor baru ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih harian masyarakat setempat.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah kesulitan masyarakat akibat kemarau.

“Sumur bor ini kami harapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Jangan sampai ada yang berebut. Fasilitas ini bukan hanya untuk warga Dusun Plelen saja, melainkan siapa saja yang membutuhkan air dipersilakan mengambilnya,” ujar AKBP Prayoga.

Ia juga mengingatkan warga untuk bergotong-royong merawat infrastruktur tersebut agar masa pakainya bertahan lama dan memberi manfaat yang lebih luas.

“Rawat bersama dan manfaatkan dengan baik. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan mendatangkan berkah bagi warga sekitar,” lanjutnya.

Bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh warga setempat yang selama ini kesulitan mencari sumber air bersih.

"Alhamdulillah, matur suwun (terima kasih) Pak Polisi, Bu Polwan," ungkap Darno, salah seorang warga penerima manfaat dengan haru.

Tidak hanya meresmikan sumur bor, dalam kesempatan yang sama, jajaran Polwan Polres Ngawi juga membagikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako untuk meringankan kebutuhan dapur warga Dusun Plelen yang terdampak kemarau.(*)

Oknum Petugas Penagihan Utang Diamankan Polres Madiun, Diduga Rampas Handphone Saat Menagih Piutang

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Unit V Siber Satreskrim Polres Madiun berhasil mengungkap kasus dugaan perampasan atau pencurian handphone yang disertai penghinaan saat proses penagihan piutang. Polisi mengamankan seorang tersangka berinisial ABS alias Gareng (26), warga Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Madiun AKBP AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban yang merasa dirugikan setelah handphone miliknya dirampas saat dirinya didatangi untuk penagihan utang.

“Dalam proses penagihan, tersangka diduga melakukan penghinaan terhadap korban. Saat korban mencoba merekam kejadian tersebut menggunakan handphone miliknya, tersangka kemudian mengambil secara paksa handphone tersebut dan pergi bersama rekannya,” ujar AKP Agung Hartawan.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada pertengahan Juni 2025 sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah PAUD di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Saat itu, korban didatangi dua orang yang hendak menagih utang.

Korban sempat menyampaikan akan melakukan pembayaran melalui transfer karena uang yang dibawanya tidak mencukupi. Namun, tersangka diduga tetap memaksa korban untuk membayar saat itu juga. Situasi kemudian memanas hingga tersangka diduga mengejar, menghina, dan meludahi korban.

“Korban yang merasa terdesak kemudian mengeluarkan handphone untuk merekam kejadian. Namun, handphone tersebut direbut secara paksa oleh tersangka dan kemudian dibawa pergi,” jelas AKP Agung.

Dari hasil penyelidikan, tersangka sempat tidak kooperatif dan dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Petugas kemudian berhasil mengetahui keberadaan tersangka dan menangkapnya pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 20.15 WIB di rumah neneknya di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit handphone Vivo Y35 milik tersangka, dusbook handphone Samsung A02s milik korban serta satu flashdisk yang berisi foto dan video terkait perkara.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 368 KUHP atau Pasal 365 KUHP serta Pasal 315 KUHP. Saat ini tersangka telah ditahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

AKP Agung menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan tindak pidana yang dialami, dan dipersilahkan melalui call center 110 untuk mendapat layanan cepat kepolisian pada saat darurat.

Kapolres Madiun Tinjau 3 SPPG, Pastikan Program Berjalan Optimal

by
MADIUN,LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melaksanakan pengecekan dan monitoring terhadap tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun  antara lain SPPG 1 di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu, SPPG 2 di Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 di Desa Sogo Kecanatan Balerejo Kabupaten Madiun, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan dengan baik, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Madiun meninjau secara langsung kesiapan SPPG, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, proses pengolahan makanan, kebersihan, hingga kesiapan pelayanan sebelum makanan diberikan kepada para penerima manfaat.

Kapolres Madiun AKBP  Ridwan Maliki menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan, kebersihan lingkungan, serta standar keamanan dalam setiap tahapan pelayanan. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program dapat memberikan manfaat secara optimal kepada masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring secara langsung, Polres Madiun berkomitmen mendukung keberlangsungan program pemenuhan gizi sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Top Ad 728x90

Top Ad 728x90