Top Ad 728x90

HEADLINE NEWS

Selasa, 03 November 2026

Janjikan Anak Korban Jadi Pegawai PT KAI, Pria di Madiun Diduga Tipu Warga hingga Rp104,5 Juta

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun mengungkap dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan uang dengan modus menjanjikan penerimaan sebagai pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun. Dalam perkara tersebut, seorang pria berinisial RAR (33) warga Kabupaten Magetan telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

Pengungkapan kasus ini dilakukan Unit I Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Madiun yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Ichsan Novianto setelah menerima laporan dari korban pada 2 November 2026. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sejak Oktober 2024 hingga Oktober 2026 di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diduga mengaku bekerja sebagai Kepala Teknisi KAI Daop 6 Yogyakarta. Dengan mengaku memiliki akses untuk membantu proses penerimaan pegawai, tersangka kemudian menawarkan kepada korban agar anaknya dapat diterima bekerja sebagai staf ticketing di PT KAI Daop 7 Madiun.

Untuk meyakinkan korban, tersangka menjanjikan proses penerimaan melalui pendaftaran, pembayaran sejumlah biaya, serta pendidikan dan pelatihan selama tiga bulan. Bahkan, tersangka menyampaikan bahwa seluruh uang akan dikembalikan apabila calon pegawai tersebut tidak diterima bekerja.

Tertarik dengan tawaran tersebut, korban bersama suaminya kemudian menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka. Namun, seiring berjalannya waktu, tersangka terus meminta tambahan uang dengan berbagai alasan, di antaranya untuk biaya pendidikan dan pelatihan, tes kesehatan, seragam, serta keperluan lainnya.

Total uang yang diserahkan korban kepada tersangka mencapai Rp104.530.000. Meskipun korban telah menerima dokumen berupa daftar calon pegawai PT KAI Daop 7 Madiun tahun 2024–2025 yang mencantumkan nama anaknya, hingga saat ini anak korban tidak kunjung mengikuti pendidikan dan pelatihan maupun diterima bekerja sebagai pegawai PT KAI.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polres Madiun dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai modus tindak pidana penipuan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan pekerjaan dengan meminta sejumlah uang. Proses rekrutmen pegawai harus dipastikan melalui jalur resmi perusahaan. Apabila menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak kepolisian," tegasnya, Rabu (4/11/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya bukti transfer uang, tangkapan layar percakapan WhatsApp, dokumen data calon pegawai PT KAI, surat pertanggungjawaban, seragam PT KAI, kartu identitas PT KAI, serta pakaian dinas yang diduga digunakan tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 492 atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman pidana penjara empat tahun.

Saat ini, tersangka telah ditahan di Polres Madiun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Misi Kemanusiaan di Jobolarangan, Polisi dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Wanita Diduga ODGJ

by
MAGETAN,LENSAMEDIA19.COM – Tim gabungan dari Polsek Poncol, Koramil Poncol, BPBD, Puskesmas, pemerintah kecamatan, dan relawan Kelana Ranger berhasil mengevakuasi seorang wanita yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dari Puncak Jobolarangan, Dukuh Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Senin (2/11/2026).

Proses evakuasi melibatkan Kapolsek Poncol AKP Agus Rianto, S.H., bersama anggota, Danramil Poncol, Camat Poncol, Kepala Desa Genilangit, Perhutani, tenaga kesehatan, relawan, serta warga masyarakat.

Keberadaan wanita tersebut pertama kali diketahui oleh pendaki yang naik melalui jalur Wonorejo, Tawangmangu. Pada Minggu (1/11/2026), pendaki sempat membujuk yang bersangkutan agar turun bersama, namun ajakan tersebut ditolak. Informasi kemudian disampaikan kepada pengelola Base Camp Jobolarangan via Wonomulyo.

Setelah menerima laporan, Forkopimca Poncol bersama tim gabungan melakukan koordinasi dan upaya evakuasi. Sekitar pukul 14.30 WIB, tim gabungan bergerak menuju puncak untuk membantu proses penjemputan. Sekitar pukul 16.00 WIB, orang tersebut akhirnya berhasil dievakuasi ke Base Camp Jobolarangan Wonomulyo untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Poncol.

Kapolsek Poncol AKP Agus Rianto, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, orang tersebut diperkirakan naik melalui jalur Wonorejo, Tawangmangu, karena jalur pendakian via Wonomulyo saat ini sedang ditutup.

“Setelah menerima laporan, kami bersama Koramil, Kecamatan Poncol, BPBD, Puskesmas, pemerintah Desa Genilangit, relawan, dan masyarakat bergerak bersama melakukan upaya evakuasi hingga yang bersangkutan berhasil dibawa turun dengan selamat,” jelas AKP Agus Rianto.

Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa setelah dievakuasi wanita tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses biometrik di Kantor Kecamatan Poncol. Namun, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa yang bersangkutan belum pernah melakukan perekaman E-KTP sehingga identitasnya belum dapat diketahui.

“Untuk penanganan lebih lanjut, yang bersangkutan selanjutnya kami bawa ke Dinas Sosial Kabupaten Magetan agar mendapatkan penanganan dan pendampingan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti pentingnya sinergi Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam misi kemanusiaan, sekaligus wujud kepedulian bersama terhadap keselamatan sesama. (Hum)

Senin, 02 November 2026

Cegah Bullying hingga Kenakalan Remaja, Kapolres Magetan Pimpin Apel Polisi Jogo Sekolah di SMAN 1 Maospati

by
MAGETAN , LENSAMEDIA19.COM– Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kenakalan remaja terus diperkuat Polres Magetan. Senin (2/11/2026), Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, S.I.K., M.M., memimpin Apel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah di halaman SMAN 1 Maospati.

Program Polisi Jogo Sekolah merupakan inisiatif Polda Jawa Timur yang digencarkan di seluruh jajaran sebagai langkah preventif dan preemtif untuk melindungi pelajar dari ancaman perundungan (bullying), kekerasan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi online, minuman keras, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Magetan menegaskan bahwa sekolah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, melainkan rumah kedua bagi para pelajar untuk membangun karakter dan mempersiapkan masa depan.

“Sekolah sejatinya adalah rumah kedua, tempat karakter dibentuk, ilmu ditabur, dan masa depan bangsa dianyam. Namun, kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti bullying, judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja lainnya terus mengintai anak-anak kita. Karena itu, diperlukan langkah nyata dan kerja sama semua pihak untuk melindungi generasi muda,” tegas AKBP Bagas.

Ia menjelaskan, program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata mewujudkan ruang publik yang aman sebagaimana ditekankan dalam Commander Wish Kapolri. Melalui konsep bapak asuh, ibu asuh, dan sahabat pelajar, personel kepolisian diharapkan mampu membangun kedekatan sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi permasalahan di lingkungan sekolah.

Kapolres juga menekankan pentingnya pemetaan zonasi sekolah. Sekolah yang masuk zona merah ditargetkan dapat turun menjadi zona kuning, zona kuning menjadi zona hijau, sedangkan sekolah zona hijau harus terus dipertahankan. Langkah ini dilakukan agar potensi pelanggaran maupun tindak pidana yang melibatkan pelajar dapat dicegah sedini mungkin.

“Kepada seluruh personel polisi pendamping, saya tekankan untuk menerapkan konsep 5P, yakni Pembina, Pendamping, Penyuluh, Pencegah, dan Pendengar. Dekati para siswa dengan hati, jadilah teladan sekaligus sahabat yang dapat dipercaya. Dengarkan keluh kesah mereka, perlakukan siswa secara wajar, dan jangan sampai kehadiran polisi justru membuat mereka merasa diawasi atau ditakuti. Kita hadir untuk melindungi dan membantu. Jaga pula kerahasiaan data siswa maupun orang tua,” lanjutnya.

Kapolres turut mengajak kepala sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), serta orang tua untuk memperkuat sinergi. Menurutnya, perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pendidikan dan keluarga.

Melalui Satgas Polisi Jogo Sekolah, Polres Magetan berkomitmen menghadirkan polisi sebagai sahabat pelajar, membangun komunikasi yang terbuka, serta memperkuat pencegahan terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

Program ini sekaligus menjadi implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Commander Wish Kapolda Jawa Timur Jogo Omah dengan nilai Merakyat, Bersahabat, dan Bermanfaat. Dengan kolaborasi kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua, diharapkan lingkungan pendidikan di Kabupaten Magetan semakin aman, sehat, dan kondusif. (Hum)

Minggu, 01 November 2026

Patroli Minggu Kasih, Kapolres Magetan Sambangi GBI, Pastikan Ibadah Aman dan Serap Aspirasi Jemaat

by
MAGETAN,LENSAMEDIA19.COM – Wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat ditunjukkan Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, S.I.K., M.M., melalui kegiatan Patroli Minggu Kasih di Gereja Bethel Indonesia (GBI), Jalan Mawar, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Minggu (1/11/2026).

Didampingi Kapolsek Magetan AKP Agus Wibowo., Kapolres menyambangi gereja untuk memastikan pelaksanaan ibadah umat Nasrani berlangsung aman, nyaman, dan khusyuk. Selain memantau situasi keamanan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji mengatakan, kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh umat beragama dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjalin komunikasi serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Jogo Omah, kami mengajak masyarakat terus menjaga kepedulian, toleransi, serta keamanan lingkungan. Karena terciptanya situasi yang kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi Commander Wish Kapolri melalui jargon Polisi Bersama Masyarakat dan Commander Wish Kapolda Jawa Timur melalui program Jogo Omah (Merakyat, Bersahabat, Bermanfaat).

Melalui Patroli Minggu Kasih, Polres Magetan terus memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan responsif demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Humas)

Jumat, 30 Oktober 2026

Semangat Sportivitas Warnai Penutupan Turnamen Voli Kapolres Madiun Cup 2026

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun menghadiri penutupan sekaligus penyerahan piala Turnamen Bola Voli Kapolres Madiun Cup 2026 tingkat pelajar SMA/SMK sederajat se-Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di GOR Pangeran Timur, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan bakat dan prestasi generasi muda melalui olahraga.

Dalam sambutannya, Kapolres Madiun menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaik selama turnamen berlangsung. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga tidak hanya bertujuan meraih kemenangan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas di kalangan pelajar.

"Menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Namun, semangat juang, kerja keras, kedisiplinan, dan sportivitas adalah nilai penting yang harus terus dijaga. Kami berharap turnamen ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan bakat dan meraih prestasi yang lebih tinggi," ujar AKBP Ridwan Maliki.

Pada kategori putra, Juara I diraih SMAN 1 Ngawi, Juara II SMAN 2 Ngawi, sedangkan Juara III bersama diraih SMAN 1 Barat Magetan dan SMAN 1 Parang Magetan.

Sementara itu, kategori putri menempatkan SMAN 1 Gedeg Mojokerto sebagai Juara I, MAN 3 Nganjuk sebagai Juara II, serta Juara III bersama diraih SMAN 1 Kauman Tulungagung dan SMAN Kedungwaru Tulungagung.

Kapolres Madiun berharap Turnamen Kapolres Madiun Cup dapat terus menjadi agenda positif yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi secara sehat, mempererat persaudaraan antarpelajar, serta melahirkan atlet-atlet bola voli berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Madiun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kegiatan positif yang bermanfaat bagi kemajuan generasi muda.

Selasa, 27 Oktober 2026

Jalin Kebersamaan, Kapolres Madiun Bersilaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Silat Kaibon

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama Kepala Desa Kaibon, tokoh masyarakat, serta tokoh perguruan silat di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Madiun.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madiun menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan salah satu upaya Polres Madiun untuk memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki mengajak seluruh tokoh perguruan silat untuk senantiasa menjaga persaudaraan, kerukunan, dan solidaritas, baik antarpesilat maupun dengan masyarakat luas.

“Perguruan silat merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa yang mengajarkan kedisiplinan, keberanian, persatuan, serta penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai luhur tersebut hendaknya kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap AKBP Ridwan Maliki.

Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan tokoh perguruan silat dalam memberikan teladan serta mengajak seluruh anggota untuk mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Menurutnya, terciptanya keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka serta kepedulian bersama perlu terus ditingkatkan guna mencegah potensi konflik dan menjaga keharmonisan di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Madiun berharap hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh perguruan silat semakin erat. Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, seluruh pihak diharapkan dapat terus bersinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Madiun agar tetap aman, damai, dan harmonis.

Kapolres Madiun Cup 2026 Resmi Dibuka, Cetak Atlet Voli Pelajar Berprestasi

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Madiun secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Kapolres Madiun Cup 2026 tingkat pelajar sekolah menengah atas (SMA) yang digelar di GOR Pangeran Timur, Caruban, Kabupaten Madiun, Selasa (27/10). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun serta sejumlah tamu undangan.

Turnamen ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga, khususnya bola voli, sekaligus mengembangkan potensi atlet muda yang berprestasi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kerja sama tim, serta semangat kompetisi yang sehat di kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madiun menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai sarana positif bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan diri, mempererat persaudaraan, dan membangun karakter generasi muda yang tangguh serta berintegritas.

Kapolres Madiun juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti turnamen dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghormati setiap keputusan wasit. Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, tetapi juga proses belajar, kebersamaan, dan pengalaman berharga bagi para pelajar.

Melalui Turnamen Bola Voli Kapolres Madiun Cup 2026, Polres Madiun berkomitmen mendukung kegiatan positif generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hal ini merupakan wujud nyata semangat **“Polisi Bersama Masyarakat”** dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.

Top Ad 728x90

Top Ad 728x90